20 Sep, Friday
° C
Top

Ubah Taman Topi, Pemprov Jabar Kucurkan Dana 18 Miliar

Dinamikabogor.com – Revitalisasi Taman Topi yang berlokasi di kawasan Jalan Kapten Muslihat, Kota Bogor rupanya akan segera terwujud. Sebab, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor berencana menyulap Taman Topi menjadi alun-alun kota pada 2020.

Alun-alun kota ini, seperti diungkapkan Wali Kota Bogor, Bima Arya akan dibangun dengan pembiayaan sekitar Rp18 miliar yang bersumber dari dana bantuan Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar).

Bima mengatakan dari konsep alun-alun tersebut nantinya akan terintegerasi dengan Masjid Agung dan Stasiun Besar Bogor. “PT KAI masih menyusun perencanaannya. Mereka meminta waktu 1 sampai 2 bulan untuk konsolidasi perencanaan, mengingat alun-alun bakal terintegerasi ke stasiun,” ujarnya kepada wartawan, Selasa 2 Juli 2019. 

Dia juga menyebutkan bahwa alun-alun ini tak akan memiliki basement. Sehingga untuk para pedagang di kawasan tersebut akan direlokasi ke dalam Blok F, A, B Pasar Kebon Kembang dan Jalan Nyi Raja Permas. 

“Bangunan dibongkar semua diratakan dengan tanah. Nggak ada basement. Untuk pedagang diatur sudah ada skemanya masuk ke dalam pasar blok F, Javana dan Nyi Raja Permas,” ungkapnya.

Terpisah, Kepala Bidang Aset pada Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Bogor, Agus Gunawan menyatakan, bahwa kerjasama dengan PT Exotica selaku pengelola Taman Topi telah berakhir pada 20 Desember 2018. Aset berupa tanah seluas 1,7 hektar dan bangunan telah diserahkan ke Pemkot Bogor. 

Namun, sambung Agus, untuk kerjasama sewa dengan tenan-tenan yang ada diperpanjang sampai pembangunan alun-alun dilaksanakan. Saat ini ada sekitar 50 tenan dan wahanan permainan yang menyewa lahan kepada Pemkot Bogor. 

“Mereka sewa. Kalau ditotal kontribusinya terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) selama setahun, yakni Rp 160 juta,” tandasnya. (Haris

What's your reaction?

Post a Comment