20 Sep, Friday
° C
Top

PKS Mencari Calon Ketua DPRD Kota Bogor

Dinamikabogor.com – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Bogor bersiap-siap mengusulkan calon nama yang akan mengisi kursi ketua DPRD Kota Bogor. Diketahui, PKS menjadi partai pemegang kursi terbanyak, yakni 10 kursi DPRD Kota Bogor.

Ketua DPD PKS Kota Bogor, Atang Trisnanto mengatakan, pihaknya saat ini sedang menunggu perintah dari DPW terkait siapa saja calon yang dipilih sebagai pimpinan DPRD, pimpinan alat kelengkapan dewan dan pimpinan fraksi PKS. 

“Kami saat ini sedang dalam tahap berdiskusi di DPD untuk menyampaikan nama-nama yang diminta oleh DPP, maksimal itu pada 14 Juli 2019,” kata Atang seusai acara Halal Bihalal keluarga besar PKS di Indoor GOR Pajajaran, Minggu 7 Juli 2019.

Atang menjelaskan, bahwa DPD diminta mengusulkan masing-masing dua nama calon baik untuk pimpinan DPRD, pimpinan alat kelengkapan dewan dan pimpinan fraksi PKS. Pihaknya akan fatsun dengan keputusan yang akan diumumkan pada Agustus 2019 nanti. 

“Kami akan tetap fatsun apapun yang diputuskan oleh DPW dan DPP akan kami laksanakan,” kata mantan Presiden Mahasiswa IPB itu. 

Disinggung siapa calon kuat pimpinan DPRD dari PKS, Atang mengatakan bahwa dari 10 calon anggota legislatif terpilih pada pemilihan legislatif 2019 kemarin semuanya memiliki peluang untuk menjadi ketua DPRD. 

Namun, ia kembali mengemukakan, soal peluang besar itu bahwa yang ada di grassroot atau akar rumput selama ini sudah menjadi kebiasaan politik yang akan diberikan amanah terbesar adalah ketua partai.

Di PKS sendiri, kata Atang, dalam penjaringan nama-nama tersebut semua disepakati dalam rapat. “Kami tidak menggunakan indikator, yang jelas didiskusikan di kader siapa yang kira-kira dipercaya itu yang diberikan, tidak ada istilahnya suara terbanyak atau kemudian sudah pengalaman di dewan atau punya jabatan,” jelasnya.

Dalam kesempatan ini, ia selaku ketua DPD PKS Kota Bogor juga menekankan kepada para caleg yang akan duduk di kursi DPRD nanti agar tidak menghilangkan sifat khas PKS untuk senantiasa menjadi mitra tapi tetap kritis dan konstruktif.

“Kedepan saya kira banyak titik temu antara kami dengan Pemkot Bogor terkait program yang ada, tapi ada banyak juga hal-hal yang menurut kami kurang tepat yang kiranya nanti jadi agenda penting PKS dalam memberikan masukan, terutama yang kami lihat saat ini kurangnya perhatian pada pembinaan sumber daya manusia (SDM) dan lebih kepada mengarahkan dalam konteks keindahan tata kota berpusat di tengah kota. Sementara masalah kemiskinan, kesehatan dan juga infrastruktur di wilayah itu belum mendapat perhatian yang memadai. Ya, itu yang akan kita tekankan,” tegasnya. (Haris)

What's your reaction?

Post a Comment