20 Sep, Friday
° C
Top

Atlet Panahan Andalan Tim Fast Archery, Jakarta. Kholidin : Cacat Justru Jadi Pemicu Prestasi

Dinamikabogor.com, Bogor – Berkah dari Allah SWT, tidak melulu dilimpahkan kepada manusia normal. Ternyata bagi seorang Kholidin (36), warga Tanah Abang Jakarta Pusat, yang tergabung di Klub Panahan FAST Archery, Jakarta, walau menderita cacat, akibat tangan kanannya diamputasi, hal keberkahan itu justeru dirasakan nya dengan semangat hidup yang luar biasa.

Bayangkan saja, Kholidin yang telah dua tahun harus rela bertangan satu, karena tangannya diamputasi akibat jatuh dari pohon, ternyata bisa berhasil menjadi juara pertama dan beregu, saat mengikuti Kejurnas Panahan pada Bogor Open Archery Champinoship yang digelar di komplek Stadion Pajajaran, Tanah Sareal, Kota Bogor.

Bagi Kholidin, tanpa tangan kanan yang biasa dipergunakan untuk menarik busur panahnya, kini harus tergantikan dengan menggunakan mulutnya. Mungkin bagi orang lain hal itu menjadi kendala untuk dilakukan. Betapa sulitnya, tapi bagi Kholidin, cacatnya itu justeru menjadi pemicu, bahwa ia harus berhasil di cabang panahan.

Tak tanggung-tanggung, kelas yang diikuti Kholidin walau dalam keadaan cacat tanpa tangan kanan itu, justeru di kelas 40 meter dan 70 meter. Seolah biasa saja dan tak cacat, dengan menggunakan mulutnya dan menggigit ujung anak panah, akhirnya dia berhasil melesatkan anak panahnya itu, tepat di tengah target yang ditentukan layaknya kejuaraan dan diharapkan seluruh pemanah.

Jika hanya satu anak panah, mungkin bisa saja disebut kebetulan, namun ini, hal tepat sasaran itu, seolah berulang –ulang berhasil dilakukannya.

“Alhamdulillah bagi saya, cacat tangan ini, justeru memicu saya untuk berhasil dan mampu meraih prestasi. Allah itu maha adil mas ! !,” ujar Kholidin dengan airmuka yang bersemangat.

Memang, tak tanggung-tanggung, ternyata dari even nasional tersebut, Kholidin berhasil memperoleh medali emas di Ronde Barebouw Perorangan Putra, dan Ronde Barebouw Putra Aduan Beregu, sementara medali perak diraihnya pada Ronde Barebouw Total Beregu, bersama rekannya satu tim. Dan di Ronde Barebouw Perorangan Aduan Putra , Kholidin hanya berhasil meraih medali perunggu.

Dengan hasil ini, kepada wartawan, Kholidin mengatakan merasa bersyukur apalagi beberapa hari ke depan, dirinya mengaku di undang oleh KONI Pusat untuk membicarakan keterpilihan dirinya mewakili cabang panahan. “Kemungkinan, untuk mengikuti kejuaraan internasional di luar negeri,” ujarnya bangga.

Jacky Wijaya

What's your reaction?

Post a Comment